BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
ALHAMDULILLAHIROBBIL'ALAMIN
ALLAHUMMA SHOLLI 'ALA SAYYIDINA MUHAMMAD
Pendidikan
Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia
Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang bertaqwa terhadap Tuhan Yang Esa dan
berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani
dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggungjawab
kemasyarakatan dan kebangsaan.
Kualitas kehidupan
bangsa sangat ditentukan oleh faktor pendidikan. Peran pendidikan sangat
penting untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera, damai,
demokratis, berkeadilan, berdaya saing, maju dan terbuka. Upaya peningkatan
mutu pendidikan diharapkan dapat memanusiakan manusia dalam arti menaikkan
harkat dan martabat manusia.
Perwujudan
masyarakat berkualitas tersebut hanya dapat dilakukan melalui pendidikan,
terutama dalam mempersiapkan peserta didik menjadi subjek yang makin berperan
menampilkan keunggulan dirinya yang tangguh, kreatif, mandiri dan professional
pada bidangnya masing-masing. Dalam era globalisasi dan pasar bebas saat ini,
manusia dihadapkan pada perubahan-perubahan yang tidak menentu, ibarat nelayan
di lautan lepas yang dapat menyesatkan jika tidak memiliki kompas sebagai
pedoman untuk bertindak dan mengarunginya. Hal tersebut telah mengakibatkan
hubungan yang tidak linear antara pendidikan dengan tujuannya, yakni
memanusiakan manusia. Manusia saat ini banyak bersentuhan dengan dunia materi
yang kemudian semakin menggeser nilai-nilai spiritual dan kehidupan yang penuh
kesalehan.
Akhirnya, banyak
terlahir manusia yang berilmu pengetahuan tinggi tapi masih merangkak dalam hal
etika bahkan bingung dalam menghadapi kehidupannya; demikian juga ilmuwan yang
dengan kemampuan tekniknya sanggup mengendalikan alam tapi tidak sanggup
mengendalikan dirinya sendiri. Dampaknya pada dimensi akhlak, khususnya
terhadap generasi muda, adalah terjadinya perilaku asosial. Berkenaan dengan
hal ini, mutlak untuk dicarikan langkah antisipasinya agar generasi muda kita
sanggup menjawab tantangan global secara lebih jernih, objektif, dan
proporsional.
Di sisi lain,
masih sedikit lembaga pendidikan yang memperhatikan aspek intelektual sekaligus
aspek spiritual siswanya secara seimbang, bahkan cenderung hanya
mengeksploitasi anak didik dengan berbagai “doktrin” pengetahuan yang
sebenarnya mematikan potensi kejeniusan anak didik itu sendiri. Walaupun ada
lembaga pendidikan yang bermutu, namun para orang tua murid harus mengeluarkan
biaya yang sangat tinggi, sehingga sulit bahkan mustahil untuk dijangkau oleh
mereka yang miskin walaupun anak mereka mempunyai potensi untuk dikembangkan.
Yayasan
Pendidikan Islam Nur Al-Barkah (YAPINA), sebagai lembaga pendidikan yang nantinya
diharapkan bermutu dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan serta
memainkan peran dan fungsinya lembaga pendidikan sebagaimana yang tercantum
dalam tujuan Pendidikan Nasional yaitu menyiapkan generasi penerus bangsa yang
berwawasan keimanan dan ketaqwaan serta penguasaan ilmu pengetahuan dan
tekhnologi, juga visi dan misi Kabupaten Bekasi yaitu Manusia Unggul yang
Agamis, berbasis Agribisnis dan Industri berkelanjutan.
Atas dasar
pemikiran tersebut, Yayasan Pendidikan Islam Nur Al-Barkah (YAPINA) senantiasa
berusaha untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan maksimal kepada siswa/i
dengan pengadaan sarana serta fasilitas
penunjang kegiatan yang memadai.